QONITHA AULIA
FADHILAH
18514647
2PA09
FAKULTAS PSIKOLOGI
UNIVERSITAS GUNADARMA
DEPOK
Stres adalah
suatu kondisi anda yang dinamis saat seorang individu dihadapkan pada peluang,
tuntutan, atau sumber daya yang terkait dengan apa yang
dihasratkan oleh individu itu dan yang hasilnya dipandang tidak
pasti dan penting Stres tidak selalu buruk Sebagai contoh, banyak profesional memandang tekanan berupa beban kerja yang berat dan
tenggat waktu yang mepet sebagai tantangan positif yang menaikkan mutu pekerjaan
mereka dan kepuasan yang mereka dapatkan dari pekerjaan mereka. Stres bisa
positif dan bisa negatif. Para peneliti berpendapat bahwa stres tantangan, atau
stres yang menyertai tantangan di lingkungankerja,
beroperasi sangat berbeda dari stres hambatan, atau stres yang menghalangi
dalam mencapai tujuan.
Stres
tentu tak bisa diabaikan. Stres jenis ringan bisa diatasi dengan cara-cara
alami namun jika sudah sampai tahap yang kronis, sebaiknya segera cari bantuan
ahli. Berikut adalah beberapa fakta menarik tentang stres yang sebaiknya Anda
ketahui, seperti dilansir oleh Mag for Women.
1. Ketika
stres, pupil mata seseorang akan melebar. Ini karena tubuh mendapatkan sinyal
tentang apa yang terjadi dan memberikan reaksi semacam itu.
2. Stres
bisa menyebabkan rambut rontok. Berbeda dari mitos bahwa stres bisa menyebabkan
rambut berubah, sebenarnya stres bisa menyebabkan rambut rontok.
3. Stres
juga bisa mempengaruhi kesehatan kulit dan membuat Anda terlihat lebih tua.
Sebuah penelitian terbaru mengungkap bahwa stres bisa menurunkan kesehatan
kulit.
4. Tertawa
akan menurunkan tingkat hormon stres yaitu adrenaline dan cortisol. Jadi ketika
tertawa, sebenarnya Anda juga sedang menurunkan tingkat stres dalam tubuh.
Tertawa juga membantu meningkatkan kesehatan Anda dengan meningkatkan hormon
lain dalam tubuh.
5. Stres
berpengaruh pada jerawat Anda. Jerawat memang muncul akibat kotoran yang
terperangkap dalam pori-pori kulit. Namun stres juga bisa mempengaruhi jerawat.
Stres akan menyebabkan peradangan yang meningkatkan produksi sebum dan
mempengaruhi jerawat di wajah Anda.
6. Stres
juga dikenal dengan sebutan 'silent killer' atau pembunuh yang diam-diam.
Semakin banyak orang yang terkena stres namun tak menyadarinya. Stres akan
memicu tekanan darah tinggi, penyakit jantung, dan diabetes.
7. Dipercaya
bahwa stres juga bisa membuat darah mengental. Ini tentunya buruk untuk tubuh
karena bisa menyebabkan pembekuan darah dan penyumbatan pembuluh darah.
8. Stres
akan mempengaruhi tingkat gula dalam darah. Ini bisa memicu kondisi seperti mood
yang labil dan rasa lemah pada tubuh. Stres yang berlebihan juga bisa
menyebabkan gula darah naik.
9. Stres
mempengaruhi aliran darah dalam tubuh. Ketika seseorang merasa stres, mereka
akan mengalami sakit kepala. Salah satunya adalah sakit kepala yang seperti
ditekan-tekan akibat dari kondisi stres yang kronis.
10. Stres
yang kronis akan menyebabkan masalah seperti insomnia dan apnea tidur. Jika
Anda mengalaminya, sebaiknya mulai perhatikan tingkat stres dalam diri Anda.
11. Stres
juga mempengaruhi libido dan gairah seksual pada seseorang. Saat mengalami
stres, seseorang tak akan memiliki gairah seks dan libido.
Berikut ini adalah beberapa jenis stres yang
perlu Anda kenali.
1. Stres baik
Stres tidak hanya dipicu sepenuhnya oleh
pengalaman negatif. Bahkan, pengalaman positif juga dapat membawa stres,
seperti upacara kelulusan atau pernikahan. Namun, tipe stres seperti ini dalam
dosis kecil sebenarnya baik untuk sistem imun kita. Selain itu, tipe stres ini
juga dapat membuat banyak orang lebih mudah untuk menciptakan tujuan dan
menikmati proses mencapainya dengan penuh energi.
2. Distres internal
Ini adalah tipe stres yang buruk. Distres
merupakan tipe stres negatif hasil dari pengalaman buruk, ancaman, atau
perubahan situasi yang tidak terduga dan tidak nyaman. Pada dasarnya, tubuh
kita menginginkan rasa aman sehingga apabila rasa tersebut terusik, tubuh pun
mengalami distres.
3. Distres akut
Distres akut terjadi ketika seseorang
mengalami distres yang dipicu oleh peristiwa buruk yang berlalu dengan cepat.
Sementara stres kronik terjadi ketika seseorang harus menahan stres dalam waktu
yang lama. Kedua tipe stres ini akan memicu timbulnya hiperstres.
4. Hipostres
Ternyata hari-hari tanpa kekhawatiran dan
tantangan juga dapat memicu tipe stres lainnya, yaitu hipostres. Hipostres
merupakan "ketidakadaan" stres, tetapi bisa juga diartikan kebosanan
yang ekstrem. Seseorang yang mengalami hipostres mungkin merasa tidak
tertantang, tidak memiliki motivasi untuk melakukan apa pun. Hipostres dapat
memicu perasaan depresi dan kesia-siaan.
5. Eustres
Eustres merupakan stres
yang sangat berguna lantaran dapat membuat tubuh menjadi lebih waspada. Eustres
membuat tubuh dan pikiran menjadi siap untuk menghadapi banyak tantangan,
bahkan bisa tanpa disadari. Tipe stres ini dapat membantu memberi kekuatan dan
menentukan keputusan, contohnya menemukan solusi untuk masalah.
10 masalah kesehatan yang
timbul akibat stres
a) Depresi
Seperempat
dari orang yang mengalami stres berat bisa menjadi depresi, stres berat kronis
akan mengganggu kemampuan kita untuk mengatur emosi
b) Kanker Payudara
Wanita
yang terkena kanker payudara metastetik, yakni kanker yang telah tersebar, dua
kali lebih sering kambuh jika mereka sedang stres, menurut penelitian 2007 di
psychosomatic Research. Selain itu, berdasarkan penelitian yang dilakukan
terhadap tikus pada tahun 2009, seekor tikus yang mengalami stres akan tiga
kali lebih besar untuk mengembangkan kanker payudara di tempat pertama
dibandingkan dengan tikus yang tenang. Penelitian ini dilakukan di Prosiding
National Academy of Sciences
c) Obesitas
Berdasarkan
penelitian yang diterbitkan di Nature Medicine pada 2008 menyatakan bahwa
ketika stres, tubuh melepaskan molekul yang disebut neuropeptide Y, yang
mensimulasikan sel-sel lemak untuk tumbuh baik dalam ukuran dan jumlah yang
tinggi. Selain itu, stres kronis yang dialami seseorang cenderung membuat diet
jadi tidak sehat. Untuk menghilangkan stres bisanya memacu orang untuk makan
apa saja terutama makanan cepat saji, camilan, gorengan, yang kita tau tidak
baik buat kesehatan dan akan memicu obesitas atau kegemukan
d) Sering infeksi
Berdasarkan
analisa tahun 2004, dari 293 penelitian yang diterbit kan dalam
psychological Bulletin, stres kronis bisa menekan sistem kekebalan tubuh yang
membuat orang lebih mudah terserang penyakit flu.
CARA MENGATASI STRES
1. Melakukan Hobi
Cara mengatasi stress berat dengan melakukan
hobi yang ingin anda lakukan adalah cara paling mudah. Hobi merupakan suatu
kegiatan yang dipercaya dapat menenangkan pikiran seseorang jika dilakukan.
Tujuannya adalah untuk mendapatakan suatu kesenangan sehingga menjadi hiburan
tersendiri bagi pikiran dan jiwa orang tersebut. Bahkan, melakukan hobi mampu
membuat seseorang menjadi bersemangat setelah melakukan aktifitas yang
melelahkan
2. Komunikasi
Melakukan komunikasi atau berbicara hingga
berbagi cerita tentang permasalahan atau beban hidup kepada seseorang sangat
baik untuk mengurangi beban yang dialami dan mengatasi stres. Selain itu,
bercerita kepada teman memungkinkan seseorang untuk mendapatkan solusi dari
masalah tersebut. Bahkan, penelitian menunjukkan bahwa orang yang tertutup
lebih rentan mengalami stres daripada orang yang membuka diri dan sering
berkomunikasi mengenai permasalahannya dengan orang lain.
3. Meditasi
Melakukan meditasi merupakan hal yang dapat
mengatasi stres karena dapat membersihkan pikiran hingga mampu membuat
seseorang untuk berkonsentrasi. Hal ini bisa terjadi karena meditasi mampu
mampu membuat pernapasan lebih teratur, detak jantung dan tekanan darah menjadi
normal, hingga mampu menurunkan kadar hormon stres yang sebelumnya dipompa oleh
kelenjar adrenalin. Bahkan, melakukan meditasi ampuh untuk membantu proses
penyembuhan ketika sedang mengalami sakit.
4. Mandi Atau Berendam
Memanfaatkan air dengan mandi atau berendam
memiliki efek yang baik untuk mengatasi stres sebab ampuh untuk penyembuhan
hingga penenangan diri. Stimulus dari suasana ini, mampu mengingatkan tubuh dan
pikiran seseorang kepada suasana saat berada di rahim sehingga memberikan
ketenangan dan kenyamanan bagi tubuh. Agar lebih efektif, mandi atau berendam
dilakukan menggunakan air hangat di bathub.
5. Pemijatan
Pemijatan sangat baik dilakukan untuk
relaksasi dan menormalkan tekanan darah. Karena dengan pemijatan, kualitas
tidur seseorang akan lebih baik sehingga stres yang dirasakan semakin
berkurang. Manfaat pemijatan ini telah banyak diteliti oleh para ahli. Menurut
beberapa penelitian, pemijatan dapat mengusir stres karena terjadi perubahan
biokimia tubuh setelah mendapat sentuhan tangan. Bahkan, penelitian menemukan
bahwa hormon stres bisa berkurang hingga 53% setelah dibuktikan dengan studi
terhadap 500 pria, wanita dan anak-anak yang menderita stres
6. Berteriak
Berteriak lepas dengan suara lantang
merupakan cara yang baik dilakukan untuk mengatasi stres. Saat mengalami stres, seseorang pasti
merasakan ada sesuatu yang mengganjal di hati. Oleh karena itu, melepaskan
perasaan tidak mengenakkan itu bisa dilakukan dengan berteriak yang tentu saja
dilakukan di tempat yang luas dan
sepi agar tidak mengganggu orang lain seperti di tepi pantai atau diatas
tebing. Berteriak dapat dilakukan beberapa kali agar seseorang menjadi lebih
rileks.
7. Olahraga
Olahraga ternyata mampu meredakan emosi
negatif seperti stres pada diri seseorang. Hal ini dapat terjadi karena
olahraga mampu melepaskan hormon serotonin yang bisa membuat seseorang merasa
senang. Bahkan, Mental Health Foundation yang merupaka organisasi kesehatan
non-profit di Inggris sudah membuktikan bahwa olahraga sangat baik untuk
mengobati depresi.
8. Rekreasi/Berlibur
Melakukan rekreasi merupakan cara yang baik
untuk dilakukan untuk menghindari lingkungan negatif. Oleh karena itu, rekreasi
juga merupakan kegiatan yang sangat efektif untuk mengatasi stres. Rekreasi
bisa dilakukan bersama keluarga agar lebih menyenangkan. Selain itu,
jalan-jalan juga ampuh untuk menghilangkan stres sebab dengan melakukan hal ini,
seseorang merasa memiliki suasana hati yang rileks.
9. Seks
Melakukan seks atau berhubungan intim
terhadap pasangan, ternyata efektif untuk mengurangi stres. Sebab, seks dapat
menyeimbangkan kesehatan emosi dengan kesehatan mental sehingga sangat baik
untuk menghilangkan stres. Bahkan, berhubungan seks dapat mengeluarkan endorfin
sehingga tubuh menjadi lebih rileks dan dan segar.
10. Aromaterapi
Aroma memiliki efek yang sangat mempengaruhi
emosi manusia sebab indra penciuman merupakan indra yang berhubungan dengan
sistem limbik sebagai pusat kendali emosional dalam otak manusia. Oleh karena
itu, aromaterapi bisa menjadi salah satu terapi yang dapat merangsang emosi
manusia.
11. Tertawa
Tertawa ternyata membawa efek yang sangat
baik untuk menghilangkan stres. Menurut beberapa penelitian, tertawa 5 hingga
10 menit dapat merangsang endorphine, serotonin dan metanonin untuk keluar.
Dimana ketiga zat ini memberikan manfaat yang baik untuk otak sehingga tubuh
menjadi lebih tenang. Bahkan, tertawa ini dapat menyembuhkan seseorang yang
mengalami gangguan mental stres berat.
12. Musik
Penelitian pada tahun 2008 yang dilakukan
University of Maryland School of Medicine mengungkapkan bahwa mendengarkan musik
favorit selama 30 menit mampu melepaskan zat endorphin untuk mengurangi stres
dan menghilangkan rasa sakit. Hal ini juga semakin baik sebab tubuh menjadi
selaras dengan suara musik yang didengarkan. Akibatnya, relaksasi menjadi
meningkat, otot-otot tidak tegang, detak jantung melambat, dan energipun
meningkatkan sesuai dengan irama.
13. Tidur
Tidur merupakan salah satu cara yang cukup
efektif untuk menghilangkan stres yang dapat meningkatkan produktivitas.
Disamping itu, beristirahat atau tidur minimal selama 8 jam yang dilakukan
setiap hari mampu meremajakan tubuh untuk beraktifitas di hari selanjutnya.
14. Berpikir Positif
Berpikir positif merupakan cara yang dapat
mengurangi stres sebab dengan melakukan hal ini, maka seseorang bisa menerima
beban yang diberikan karena memiliki sudut pandang yang baik terhadap beban
itu. Sudut pandang yang dimaksud adalah pemikiran yang menyadari bahwa beban
yang dialami merupakan ujian yang diberikan oleh Sang Pencipta dan dengan
begitu, maka seseorang akan yakin bahwa dibalik kesulitan yang menimpa dirinya,
tersimpan hikmah yang luar bisa jika berhasil melewati tantangan hidup itu.
15. Makanan Sehat
Cara
menghilangkan stress yang terakhir super ampuh adalah dngan makanan. Makanan
yang mengandung vitamin B, omega 3, asam folat, magnesium dan vitamin C
merupakan makanan yang dapat meredakan stres. Selain itu, makanan yang
mengandung antioksidan juga baik untuk dikonsumsi karena mampu memperlancar fungsi
memori.
DAFTAR
PUSTAKA
Fabella, A.T. 1993. Anda
Sanggup Mengatasi Stres. Penerjemah :
Panjaitan, C.Z dan Lintong, L.J.
Bandung : Indonesian Publishing
House
Greenberg, J.S. 2002. Comprehensive
Stress Management, Eighth Edition.
New York : McGraw-Hill
Handoko, T.H. 2000. Manajemen
Personalia dan Sumber Daya Manusia.
Yogyakarta : BPFE
Handoyo, S. 2001. Stres Pada
Masyarakat Surabaya. INSAN. Surabaya:
Fakultas Psikologi Universitas
Airlangga. Volume 3. No. 2 (61-74)
Hardjana, A.M. 1994. Stres
Tanpa Distres : Seni Mengolah Stres.
Yogyakarta : Kanisius
Hasibuan, M.S.P. 2001. Manajemen
Sumber Daya Manusia. Jakarta : Bumi
Aksara
Helmi, A.F. 2000. Pengelolaan Stres
Pra-Purna Bakti. Psikologika.
Yogyakarta: Fakultas Psikologi
Universitas Islam Indonesia. Tahun 1 No. 9 (42-55)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar